KPH Tasikmalaya Perkuat Sinergi Pengelolaan Hutan Bersama CDK Wilayah VI

Sosial Tanggal: 2026 - 07 - 06 3 views Penulis: Calista Alodia
KPH Tasikmalaya Perkuat Sinergi Pengelolaan Hutan Bersama CDK Wilayah VI
TASIKMALAYA, PERHUTANI (06/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VI Provinsi Jawa Barat memperkuat sinergi dalam pengelolaan hutan melalui koordinasi berbagai isu strategis kehutanan, meliputi antisipasi gangguan keamanan hutan (Gukamhut), kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta penyelarasan pengelolaan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK). Koordinasi tersebut dilaksanakan di Kantor Perum Perhutani KPH Tasikmalaya, Kamis (02/07).

Kegiatan dihadiri oleh Administratur/Kepala KPH Tasikmalaya, Danu Prasteyo, didampingi jajaran manajemen serta Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat, Agung Lukman beserta jajaran. Pertemuan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor guna mewujudkan pengelolaan hutan yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, kedua belah pihak membahas langkah-langkah strategis menghadapi musim kemarau, mulai dari peningkatan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan hutan, penguatan kesiapsiagaan karhutla, koordinasi pengelolaan KHDPK, hingga penyelarasan program kehutanan untuk mendukung perlindungan kawasan hutan dan kelestarian sumber daya hutan.

Administratur/Kepala KPH Tasikmalaya, Danu Prasteyo, menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi yang intensif merupakan fondasi penting dalam menyelaraskan langkah menghadapi berbagai tantangan pengelolaan hutan.

“Koordinasi dan komunikasi yang intensif menjadi bagian penting dalam menyelaraskan langkah menghadapi berbagai tantangan pengelolaan hutan. Memasuki musim kemarau, seluruh pihak perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan hutan maupun kebakaran hutan dan lahan. Sinergi yang kuat juga diperlukan dalam menyamakan persepsi terkait pengelolaan KHDPK agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan serta tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan,” ujar Danu.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat, Agung Lukman, mengatakan bahwa koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika pengelolaan hutan sekaligus memperkuat efektivitas pelaksanaan program kehutanan di lapangan.

“Memasuki musim kemarau diperlukan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan untuk mengantisipasi gangguan keamanan hutan dan potensi kebakaran hutan. Selain itu, koordinasi terkait pengelolaan KHDPK harus terus diperkuat agar implementasi di lapangan berjalan selaras dengan regulasi, sekaligus mendukung terwujudnya pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan,” ungkap Agung.

Melalui koordinasi tersebut, Perhutani KPH Tasikmalaya bersama CDK Wilayah VI Provinsi Jawa Barat berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan efektivitas perlindungan kawasan hutan, serta mendukung terwujudnya tata kelola kehutanan yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)