Dukung Pengelolaan Hutan Berbasis Sains, Perhutani KPH Tasikmalaya Gandeng Universitas Siliwangi Teliti Kantong Semar

Sosial Tanggal: 2026 - 07 - 09 3 views Penulis: Reva Belinda
Dukung Pengelolaan Hutan Berbasis Sains, Perhutani KPH Tasikmalaya Gandeng Universitas Siliwangi Teliti Kantong Semar
TASIKMALAYA, PERHUTANI (09/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya terus memperkuat pengelolaan hutan berbasis ilmu pengetahuan melalui kolaborasi penelitian bersama Universitas Siliwangi (Unsil). Komitmen tersebut ditandai dengan diterimanya dua perwakilan tim peneliti, yakni Ketua Tim Peneliti Siti Nur Anisah dan Alin Robiah Al Adawiah oleh Administratur/KKPH Tasikmalaya Danu Prasetyo beserta jajaran di Kantor Perum Perhutani KPH Tasikmalaya pada Selasa (07/07).

Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan penelitian bertajuk “Profil Konsentrasi Nutrien pada Nepenthes (Nepenthaceae) di Ekosistem Vulkanik Gunung Galunggung, Tasikmalaya,” yang akan dilaksanakan di kawasan hutan Perhutani KPH Tasikmalaya mulai 13 Juli hingga 31 Desember 2026. Penelitian ini diharapkan menghasilkan data ilmiah yang dapat mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati serta penguatan pengelolaan hutan berbasis sains.

Administratur/KKPH Tasikmalaya Danu Prasetyo menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan yang memberikan manfaat bagi pengelolaan hutan, konservasi sumber daya alam, serta pengembangan ilmu pengetahuan.

“Perhutani senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung penelitian di kawasan hutan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi ilmiah untuk memperkuat upaya konservasi keanekaragaman hayati sekaligus mendukung pengelolaan hutan yang adaptif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Danu.

Ia menambahkan, kawasan Gunung Galunggung memiliki karakteristik ekosistem vulkanik yang unik dengan potensi keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk keberadaan kantong semar (Nepenthes spp.) yang memiliki nilai ekologis penting. Melalui penelitian tersebut diharapkan diperoleh informasi ilmiah yang dapat mendukung strategi pelestarian spesies serta menjadi dasar pengelolaan kawasan hutan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Universitas Siliwangi Siti Nur Anisah, mengapresiasi dukungan yang diberikan Perhutani KPH Tasikmalaya terhadap pelaksanaan penelitian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Tasikmalaya yang telah memberikan dukungan dan izin penelitian. Penelitian ini bertujuan mengkaji profil konsentrasi nutrien pada kantong semar di habitat alaminya sehingga dapat memberikan informasi ilmiah mengenai adaptasi tumbuhan pada ekosistem vulkanik. Hasil penelitian ini selanjutnya akan dituangkan dalam bentuk jurnal ilmiah sehingga dapat menjadi referensi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, konservasi keanekaragaman hayati, serta pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan,” jelas Siti.

Melalui kolaborasi dengan Universitas Siliwangi, Perhutani KPH Tasikmalaya terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui dukungan terhadap riset konservasi, penguatan tata kelola berbasis sains, serta kemitraan strategis dengan dunia akademik. Publikasi hasil penelitian dalam bentuk jurnal ilmiah diharapkan memperkaya referensi mengenai konservasi flora khas Gunung Galunggung sekaligus menjadi salah satu dasar ilmiah dalam mendukung pengelolaan hutan yang lestari dan memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan. (Kom-PHT/Tsm/Irbas)